Friday, October 08, 2004

"aku cium hujan di keningmu"

aku cium hujan di keningmu,sayang...

aku cium hujan di keningmu yang basah,
alangkah damainya,
alangkah damainya,
tapi masih sanggupkah kau memahaminya sebagai cinta?

aku cinta mufti itu,
di ujung ruang yang kosong,
malam memasang purnama,

sedang kita masih bermain kata-kata,
sedang kita masih terhalang asa,
sedang kita masih bertanya-tanya,
sedang kita masih bersandar pada gerhana,

sudikah kamu mencintai chandra ini?

"dibuat di ujung ruang kosong - 22.11.2003"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home